"Aku nelayan mengetuk dinding dewan terdengar geletar suara bahasa terseksa, terjerit sama kealpaan purba."
syair sungai sungai
izinkan aku menulis syair ku di sungai sungai.
kerana selagi mana sungai sungai itu mengalir,
selagi itu lah syair ku bisa kau baca.
| Print article | Oleh penulis pada 6 Julai 2010 jam 01:54, dalam Nukilan, Puisi. Ikuti maklum balas kiriman ini melalui RSS 2.0. You can leave a response or trackback from your own site. |







